5 Alasan Kenapa Cinta Yang Berlebihan Itu Adalah PEMBODOHAN DIRI
Segala sesuatu yang berlebihan adalah tidak baik. Termasuk tentang cinta, mencintailah sewajarnya. Cinta yang berlebihan hanya akan membuatmu menjadi ‘ORANG BODOH’, berikut adalah 5 alasan kenapa cinta yang berlebihan itu adalah pembodohan diri.
1. Lupa Sama Diri Sendiri, Teman Dan Keluarga
Terlalu mencintai pacar membuat kamu lupa sama diri kamu sendiri. Segala sesuatunya selalu mengutamakan pacar. Kamu akan selalu menyediakan waktu untuk pacar bahkan disaat kamu sedang sibuk. Tetapi kamu gak ada waktu untuk dirimu sendiri. Dan lebih parahnya lagi, kamu akan dengan gampangnya membatalkan janji sama teman atau keluarga jika pacar sedang membutuhkanmu saat itu juga.
Logikanya, pacar bukannya bodyguard atau babysitter yang akan selalu standy. Pacar juga bukan asisten pribadi yang selalu siap membantu kapan saja dibutuh. Pacar adalah teman special untuk berbagi rasa saat suka maupun duka. Berbagi berarti saling memberi dan menerima, jadi bukan untuk keuntungan pribadi.
2. Mengorbankan Kuliah atau Pekerjaan Demi Pacar
Cinta memang terkadang butuh pengorbanan, tetapi mengorbankan diri sendiri untuk cinta adalah bagian dari pembodohan diri. Kamu rela bolos kuliah atau kerja hanya untuk menemani pacar, tak perduli berapa teguran yang kamu dapat dari Dosen atau Boss, kamu berpikir itu adalah hal terbaik yang bisa kamu lakukan untuk seseorang yang kamu cintai, kamu adalah orang yang paling bodoh!
Logikanya, jika dia mencintaimu maka dia akan menjadikanmu pribadi yang lebih baik. Artinya, dia akan selalu mendukungmu untuk meraih masa depan yang baik, mendukung dalam study ataupun pekerjaanmu. Jika cinta yang kamu jalani saat ini tidak berdampak baik dalam study atau pekerjaanmu, maka cintamu adalah pembodohan.
3. Menghabiskan Banyak Uang Untuk Pacar

Berapa banyak uang yang sudah kamu habiskan untuk pacar? Jika melebihi batas wajar, harusnya jadi bahan pertimbangan bagimu. Ingat dia masih pacar yang kapan saja bisa putus denganmu. Jadi bijaklah menggunakan uangmu demi sang pacar. Pacar yang baik seharusnya membantumu mengatur keuangan bukan malah menghabiskan uangmu.
4. Tetap Setia Meskipun Diselingkuhi

Cinta itu memang harus setia, tapi setia sama orang yang juga setia mencintaimu. Jika kamu masih tetap setia sama orang yang jelas-jelas sudah selingkuh, bukankah itu pembodohan? Oke, manusia tidak luput dari kesalahan, dia sudah minta maaf dan menyesal. Tapi adakah jaminan bahwa itu tidak akan terulang lagi? Jika perselingkuhannya dengan mudah kamu maafkan, maka akan dengan mudah pula dia mengulanginya.
Logikanya, jika dia benar-benar mencintaimu, tidak ada tempat untuk orang lain. Karena cinta hanya tentang ‘aku dan kamu’. Lalu, apakah kamu masih bisa yakini kalau dia benar-benar mencintaimu?
5. Masih Tetap Percaya Meskipun Berulang kali Dibohongi
Cinta itu butuh kepercayaan, tapi percaya sama orang yang bisa dipercaya. Cinta itu memang buta, terkadang sulit membedakan mana kebohongan mana kejujuran. Jika kamu sadar kamu hanya dibohongi, lalu kenapa masih bisa percaya? Karena cinta? Dan bagaimana dengan cintanya? Apakah karena dia mencintaimu makanya dia bisa membohongimu? Cinta seperti apa itu?
Logikanya, jika dia mencintaimu dia tidak akan pernah tega menyakitimu dengan kebohongan. Tapi karena cintamu adalah kebodohan, maka cintanya adalah kebohongan.
Baca Juga : Jika Hati Sudah Mendua, Layakkah Untuk Dicinta?
5 Alasan Kenapa Cinta Yang Berlebihan Itu Adalah PEMBODOHAN DIRI
Reviewed by slazhpardede
on
July 01, 2016
Rating:
